Untuk memanaskan air dipergunakan condenser bekas lemari es atau elemen gas water heater bekas. Kebetulan waktu saya jalan-jalan di pasar loak Astana Anyar saya menemukan elemen gas water heater bekas yang saya beli seharga Rp.20.000.
Elemen tersebut saya bersihkan kemudian saya perbaiki sedikit karena sirip-sirip pemanasnya ada yang tidak rapih tertata atau kelipat. Setelah itu elemen gas water heater tersebut saya cat hitam dengan pylox.
Selain itu persiapkan 2 buah selang kecil seukuran pipa element gas water heater untuk keluar masuknya air dan 2 buah wadah. Saya mempergunakan jerigen isi 5 liter dan galon air kecil isi 6 liter. Isi salah satu wadah itu sampai penuh kemudian masukkan selang kecil itu ke dalam wadah berisi air tersebut dan selang yg satu laginya ke dalam wadah air yang lain. Kemudian pancing (dihisap) air tersebut sehingga air akan mengalir dari wadah yang penuh air mengalir melui elemen gas water heater ke wadah lain yang kosong berdasarkan hukum gravitasi bumi.
Taruh elemen tersebut di panas matahari, maka elemen itu akan menjadi sangat panas dan ketika air mengalir di dalamnya air akan menjadi panas juga. Apabila cuaca mendung dapat pula dibuat penutup elemen tersebut dengan plastik penutup pagar agar panas yang tersimpan dielemen pemanas tersebut tidak terbuang tapi tertahan di plastik penutupnya. [Lihat "Pemanas Air Tenaga Surya (1)"]
Save the Earth !!

